_Dalam pesona BERDZIKIR akan terasa dahsyat energinya sampai terasa sejuk, adem menembus relung jiwa yang GUNDAH gulana hilang segala RESAH dan PERIH, jika disaat berdzikirnya pertama benar - benar MENGHAYATI, MERESAPI setiap makna dari untaian dzikir tersebut sampai tak terasa Air mata JATUH, sampai tak terasa air mata RINDU ini menetes MELELEH, tumpah diatas sajadah cinta dalam duduk BERSIMPUH, kedua dzikiran-nya BERSANAD tersambung ke para Masyaikh Guru - Guru Silsilah sampai Ke Sayyidina ROSULULLAH SAW, Sebab segala sesuatu Itu akan mengalir deras mengalir Indah jika ada SAMBUNGAN-NYA begitupun dengan DZIKIR Jika ada sambungannya akan terasa INDAH penuh BERKAH..._
_Ketiga berdzikirnya dengan sang maha GURU RUHANI guru mursyd agung guru sejati atau berdzikirnya di depan maqbaroh WALIYULLAH MASYAIH SILSILAH, Disitu akan terasa ni'matnya nuansa berdzikir karena seolah - olah kita dihadapan MEREKA yang sudah MAR'IFAT BILLAH, keempat berdzikirnya dengan ISTIHDORUL QOLBI / menghadirkan hati dengan Pelan - Pelan ditambahi rasa KEHUSU'AN WAL MAHABBAH, Kelima dengan penampilan Yang RAPIH, SUCI dan BERSIH walau tidak memakai Jubah, sarung, koko dan KOPEAH, Sebab kalau sudah berbicara dimensi Dzikir maka berbicara RUHANI dan berbicara RUHANI akan berbicara Ilmu tingkat TINGGI sbb berbicara risalah HAKIKAT kehidupan yg dibalut dalam ILMU TORIQOH, sehingga berdzikir yang BAIK adalah Dzikir Thoriqoh sebab Dzikirnya Ada Wasilah dan ada SILSILAH..._
_SILSILAH itu yang paling berharga paling bernilai dalam Berdzikir, Bersholawat, Beramaliyah maupun dalam BERIBADAH, maka apalah artinya IBADAH tanpa Guru Pembimbing tanpa Guru SILSILAH RUHANIYAH yang mengarahkan ke jalan yang MARDHOTILLAH, disaat kita berdzikir yang ada SANAD SILSILAH sama yang tidak Ada Silsilahnya itu ENERGI nya akan Berbeda sehingga tidak boleh Sembarangan dalam BERDZIKIR maupun BERAMALIYAH, sebab Berdzikir itu Seperti hal yg Sepele tapi aslinya Dzikir yang benar itu SULIT TIDAK MUDAH..._
Komentar
Posting Komentar